Logo DPD Hidayatullah Surabaya
DPD Hidayatullah Kota Surabaya Perkuat DPC dan DPRa  dalam Dakwah Layanan Umat
Berita • 04 September 2026 • Oleh Admin

DPD Hidayatullah Kota Surabaya Perkuat DPC dan DPRa dalam Dakwah Layanan Umat

konsolidasi DPD dengan DPC di Masjid Aisah.png 781.21 KB

Surabaya, 28 Agustus 2026 – Departemen Organisasi DPD Hidayatullah Surabaya kembali melakukan silaturahim, koordinasi, dan pendampingan kepada pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRa) sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dakwah dan pelayanan umat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

 Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua agenda, yakni Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 12.3014.30 WIB di Masjid Al-Madani Pakuwon City, Jl. Florence, Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, serta Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 12.30–14.00 WIB di Masjid Aisyah/Masjid Wakaf Bunda Aisyah, Jl. Raya Jemursari No. 189A, Wonocolo, Surabaya. Kedua pertemuan dilaksanakan setelah Salat Jumat dan dihadiri pengurus DPD Hidayatullah Surabaya bersama pengurus DPC terkait. 

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari agenda penguatan organisasi DPD Hidayatullah Surabaya yang menempatkan DPC dan DPRa sebagai perpanjangan tangan sekaligus ujung tombak dakwah, pembinaan jamaah, kaderisasi, pelayanan umat, dan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput. 

DPC Gunung Anyar: Rumah Qur'an dan Penguatan Kelembagaan 

Dalam pertemuan tersebut, DPC Gunung Anyar menyampaikan perkembangan dakwah yang telah berjalan melalui keberadaan sebuah bangunan yang sebelumnya merupakan gudang kosong. Melalui pendekatan humanis selama kurang lebih tiga tahun, Ustad Faruq berhasil mengembangkan tempat tersebut menjadi Rumah Qur'an. Seiring dengan perguliran amanah, Ustad Faruq mendapatkan tugas baru di Hidayatullah Sumenep. 

Dalam waktu dekat, kepengurusan yang sebelumnya diemban Ustad Faruq akan dilanjutkan oleh Ustad Maulana. Ustad Syamsul selaku penanggung jawab DPC Gunung Anyar berharap DPD Hidayatullah Surabaya dapat memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap keberadaan DPC, terutama dalam penataan dan konsolidasi organisasi serta peningkatan program-program dakwah ke depan. 

DPC Gubeng: Penataan dan Konsolidasi Kepengurusan 

Sementara itu, DPC Gubeng menyampaikan perlunya penataan dan konsolidasi ulang kepengurusan. Hal tersebut berkaitan dengan padatnya amanah para kader di asrama dan sekolah sehingga diperlukan pengaturan yang lebih proporsional agar berbagai amanah tidak saling berbenturan. Selain itu, diperlukan komunikasi yang lebih intensif dengan pengelola asrama dan sekolah terkait kader-kader yang mendapatkan amanah dalam struktur organisasi DPD Hidayatullah Surabaya. 

DPC Tenggilis Mejoyo: Dakwah melalui Pelayanan Makan Gratis Salah satu hal yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah perkembangan program DPC Tenggilis Mejoyo melalui Masjid Aisyah. DPC Tenggilis Mejoyo saat ini telah mampu menghadirkan program makan gratis bagi jamaah. Program yang sebelumnya dikenal melalui kegiatan Jumat Berkah tersebut kini berkembang sehingga makan gratis dapat disediakan setiap hari setelah Salat Zuhur. 

Program tersebut tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kepada jamaah, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan sosialisasi program DPC. Setelah Salat Zuhur, jamaah mendapatkan kultum dan tausiyah sebagai bagian dari pembinaan keagamaan. Ustad Hanafi berharap apa yang dilakukan DPC Tenggilis Mejoyo dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi DPC-DPC lainnya di Kota Surabaya dalam mengembangkan model dakwah yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. 

DPC Wonokromo: Penataan Kepengurusan dan Legalitas Wakaf 

DPC Wonokromo juga menjadi bagian penting dalam agenda konsolidasi. Dalam waktu dekat direncanakan adanya penataan ulang kepengurusan, termasuk rencana bergabungnya Ustad Abdillah dalam struktur DPC Wonokromo. Selain aspek kepengurusan, legalitas wakaf menjadi salah satu fokus utama. 

Penataan dan pendataan aset lembaga dinilai penting untuk memastikan keberadaan aset wakaf memiliki administrasi dan legalitas yang jelas. Ustad Abdurohim berharap dukungan DPD Hidayatullah Surabaya dapat terus diberikan dalam proses penyelesaian legalitas wakaf tersebut, sejalan dengan pesan para pewakif agar legalitas aset wakaf segera dituntaskan. 

Penguatan DPC dan DPRa sebagai Ujung Tombak Dakwah Penguatan DPC dan DPRa merupakan bagian dari strategi DPD Hidayatullah Surabaya untuk memastikan program dakwah tidak berhenti pada struktur organisasi tingkat kota, tetapi benarbenar hadir dan dirasakan masyarakat di tingkat kecamatan dan kelurahan. Dalam agenda penguatan organisasi sebelumnya, DPD juga menekankan pentingnya penyempurnaan kepengurusan DPC dan pembentukan DPRa yang lebih kuat dengan melibatkan berbagai potensi jamaah secara lebih luas dan terorganisasi. 

Jejaring organisasi, sumber daya insani, wali santri, serta jamaah juga perlu terus dioptimalkan untuk mendukung efektivitas program DPD. DPC diharapkan mampu menjalankan fungsi koordinasi wilayah, pembinaan kader, pendataan potensi umat, serta menjadi penghubung antara DPD dan masyarakat. Sementara itu, DPRa diharapkan menjadi garda terdepan dalam pembinaan jamaah, pelayanan sosial, dan pengembangan kader di lingkungan masing-masing. 

Melalui rangkaian silaturahim dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, DPD Hidayatullah Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi seluruh struktur organisasi. Dengan demikian, dakwah diharapkan semakin terorganisasi, pelayanan umat semakin luas, dan pemberdayaan masyarakat semakin memberikan dampak nyata bagi warga Kota Surabaya.