SURABAYA, 6 September 2026 - DPC Hidayatullah Tenggilis Mejoyo dan DPC Hidayatullah Wonokromo menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Aisyah, Jalan Raya Jemursari No. 189A, Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, pada 5 - 6 September 2026.
Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW”, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, dakwah, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan diikuti sekitar 75 peserta yang terdiri atas ibu-ibu Muslimat NU Kecamatan Tenggilis Mejoyo dan santri-santri TPQ Al Ikhlas Karangrejo DPC Hidayatullah Wonokromo. Hadir pula Ibu Hj. Siti Aisah yang akrab disapa Bunda Aisah, sejumlah tokoh masyarakat, Pengurus DPD Hidayatullah Kota Surabaya serta Ketua RT setempat.
Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hadrah dan sholawat, tausiyah, santunan kepada anak-anak dan santri TPQ, doa bersama, serta kajian mengenai keteladanan Rasulullah SAW.
Kegiatan sosial berupa santunan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian acara. Santunan tersebut menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan kepada para santri TPQ Al Ikhlas Karangrejo sekaligus memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ustadz Saefudin Nawawi, Ketua Departemen Sosial & Layanan Umat DPD Hidayatullah Kota Surabaya, menyampaikan pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat memperingati Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui upaya mencontoh akhlak, perilaku, dan kepedulian Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Bunda Aisah berpesan kepada para santri agar senantiasa istiqamah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, menjaga sholat fardhu lima waktu, serta ikut memakmurkan Masjid Aisyah dengan berbagai aktivitas positif.
Ia berharap Masjid Aisyah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga terus hidup sebagai pusat kegiatan sosial dan dakwah masyarakat.
“Masjid Aisyah jangan sampai sepi. Kalau bisa 24 jam ramai dengan aktivitas sosial dan dakwah.”
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui rencana pengembangan Masjid Aisyah agar semakin ramah bagi jamaah dan mampu menerima tamu, khususnya para musafir, selama 24 jam penuh.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin menghidupkan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, silaturahmi, dan pelayanan sosial masyarakat.
Melalui keteladanan Rasulullah SAW, seluruh peserta diharapkan mampu membawa semangat persaudaraan, kepedulian, dan pelayanan kepada sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Departemen Organisasi
DPD Hidayatullah Kota Surabaya